SJNews.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 12 panelis yang akan menyusun pertanyaan untuk debat terakhir capres Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (4/2/2024).
Tema besar yang akan di usung untuk debat kelima yaitu Kesejahteraan Sosial, Pembangunan SDM dan Inklusi. Adapun sub temanya meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi Informasi, kesejahteraan sosial dan inklusi.
Belasan panelis itu mempunyai latar belakang beragam, mulai dari akademisi, pegiat komunitas dan organisasi hingga pakar terkait isu yang menjadi tema debat.
Pertanyaan yang dibuat oleh para panelis nantinya akan dilayangkan kepada tiga calon presiden (capres) yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Adapun 12 nama panelis yang sudah dikonfirmasi dan menyatakan kesediaannya untuk terlibat menyusun pertanyaan debat, yakni:
- Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Prof Dr Aminuddin Syam SKM M Kes MMed Ed.
- Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar MA PhD.
- Anggota Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM) Bahruddin.
- Pendiri PIKAT Demokrasi dan penasihat Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFE Net) Damar Juniarto SSos.
- Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Prof Emiritus PM Laksono PhD.
- Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.
- Ahli Teknologi Informasi/Wakil Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan Onno Widodo Purbo PhD.
- Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Dra Reni Kusumowardhani MPsi.
- Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar SSi SH MM.
- Penasihat Hak Disabilitas pada General Election Network for Disability Access (AGENDA) dan aktivis disabilitas Tolhas Damanik MEd.
- Dosen Pascasarjana Program Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta Drs. Tukiman Tarunasayoga MS, Ph.D.
- Guru Besar di bidang PAUD dan Gender Universitas Pendidikan Indonesia Prof Vina Adriany MEd PhD.
Adapun debat capres mendatang ini akan menjadi kesempatan pamungkas dari para kandidat capres menyampaikan visi misi dan gagasannya, untuk menjadi pemimpin bangsa lima tahun mendatang.( red )
