Jakarta, SJNews.com,- Kebakaran hanguskan pemukiman padat penduduk Jalan Remaja 5, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/24)
Berdasarkan keterangan dari saksi yang merupakan Ketua RT 02 RW 06, diduga api berasal dari charger ponsel di salah satu rumah warga.
“Handphone lagi dicharge kemudian meledak menyambar tempat tidur,” kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda dalam keterangannya.
Kata Huda, saat itu pemilik rumah berusaha untuk memadamkan api secara mandiri. Namun, api membesar dengan cepat. Setelahnya, warga sekitar berusaha mendobrak rumah tersebut dan membantu memadamkan api. Tapi, api tak kunjung bisa dipadamkan.
“Namun api tidak bisa dipadamkan dan warga segera melaporkan ke pos Manggarai,” katanya Huda.
Huda membeberkan total 36 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 126 personel yang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakan si jago merah.
Diungkapkan Huda, proses pemadaman dimulai sejak pukul 02.44 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 18.40 WIB.
“Hambatan akses masuk TKP sangat sulit, harus mendobrak tembok Infinia Park,” ujarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 4.219 warga mengungsi imbas kebakaran tersebut.
4.219 Orang Mengungsi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 4.219 warga mengungsi imbas kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Remaja 5, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/24).
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan jumlah itu terdiri dari 2.888 jiwa warga RW 06 dan 1.331 jiwa warga RW 12.
“Pengungsi RW 06 jumlah 15 RT dengan 750 KK 2.888 jiwa dan RW 12 jumlah 6 RT dengan 300 KK 1.331 jiwa,” sebut Isnawa dalam keterangannya.
Isnawa menyampaikan ribuan orang tersebut mengungsi di Pergudangan Infinia Jl Minangkabau, Masjid Al Falah RW 07, dan SD 05 Manggarai RW 09.
Sebanyak tujuh orang mengalami luka akibat peristiwa tersebut. Kini mereka sudah ditangani oleh petugas. Estimasi kerugian masih dalam pendataan.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda mengatakan kebakaran itu pertama kali dilaporkan warga ke pihak pemadam kebakaran (damkar) melalui telepon sekitar pukul 02.30 WIB. (REST)
