WISATA & BUDAYA

Tradisi Ngawuwuh Di Mulakeudeu, Bukti Kuat Eksistensi Seni Budaya di Garut

SJNews.com,- Indonesia kaya akan seni budaya tradisional seperti yang masih dipertahankan dengan kuat oleh masyarakat adat Mulakeudeu, Kecamatan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat adalah “Ngawuwuh” yang merupakan implementasi dari keragaman seni dan budaya yang ada di Kota Intan ini.

Tradisi Ngawuwuh atau Mirosea Sarakan merupakan  rangkaian acara Ngabuka Garut yang berlangsung di RW 04 Desa Sukalaksana, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Garut, Budi Gangan Gumilar, dikutip Kamis (16/12/2021) lalu,

Dalam kesempatan tersebut Kadisparbud mengatakan arti pentingnya mempertahankan budaya dan menjaga kelestariannya agar masyarakat teredukasi dengan kegiatan yang ditampilkan oleh masyarakat adat Mulakeudeu.

“Kami dari pemerintah tentu sangat mendukung potensi masyarakat terkait seni dan budaya, agar dapat terjaga selalu, dan sebagai bentuk apresiasi pemkab Garut kami telah mencanangkan acara ini menjadi agenda tahunan,” ucapnya Budi Gangan.

Disamping itu ujar Kadis dengan adanya pagelaran seni dan budaya yang digagas oleh masyarakat adat di Kabupaten Garut ini merupakan asset yang harus dilestarikan, karena menurutnya ini adalah bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Garut.

BACA JUGA :   Tahun Baru Kolam Renang Wisata Mantingan Di penuhi Pengunjung

Dilain pihak Ketua Pelaksana Acara Ngawuwuh, Nandang Wiratma, mengatakan, dalam kegiatan nelamaya kali ini dengan rencana  tiga hari menampilkan beberapa seni dan kebudayaan khas yang ada di Kampung Mulakeudeu sambil makan nasi tumpeng dan minum wedang jahe sebagai tradisi leluhur.

“Kekayaan bukan hanya uang, namun kekayaan adalah warisan dari leluhur, yaitu seni budaya yang sangat luar biasa yang akan ditampilkan di acara festival Ngawuwuh Mulakede Mirosea Sarakan ,” imbuhnya.

Hingga saat ini, kata Nandang, di Kabupaten Garut,  baru ada dua komunitas Ngawuwuh seperti ini, yang menampilkan adat seni budaya di Kabupaten Garut yang tercatat di Disparbud.

Hadir pula dalam acara tersebut, selain 20 anggota komunitas seni dan budaya serta pupuhu kampung adat Mulakeudeu yang ada di Kabupaten Garut, juga Kabid Seni Budaya, Sri Rejeki Utaminingsih, Kadin Garut, Camat Sucinaraja, Danposramil, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, BPD, dan Tokoh masyarakat setempat. (**).

baca juga

Tahun Baru Kolam Renang Wisata Mantingan Di penuhi Pengunjung

Ade Darmansyah