PENDIDIKAN

Hj Euis Basyuroh Ketua Himpaudi Kabupaten Bogor Konsisten Majukan Pendidikan

SJNews.com, – Upaya meningkatkan dunia pendidikan sejak usia dini, dibutuhkan sebuah organisasi yang kuat untuk menunjang aspek pendidikan yang diharapkan demikian kata Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bogor, Hj Euis Basyuroh, saat ditemui awak media di Ciampea, Sabtu (16/1/2022).

Menurut Euis, bahwa program kerja Himpaudi Kabupaten Bogor tahun 2022 fokus kepada 3 hal antara lain,

Program pertama adalah, peningkatan kualitas manajemen pengelolaan PAUD. Di pengelolaan manajemen PAUD ini Himpaudi mensuport melalui kegiatan akreditasi.

“Maka untuk program akreditasi ini, Himpaudi Kabupaten Bogor membentuk tim sukses akreditasi yang terdiri dari para asessor,” terangnya.

Di Kabupaten Bogor sendiri, sebutnya, terdapat 35 asessor PAUD dari Badan Akreditasi Nasional (BAN), bahkan bukan saja asessor PAUD, tapi juga asessor PAUD penggerak nasional.

“Jadi penilik, asessor, ketua PC, mereka membuka bajunya masing-masing, semua bergerak atas nama tim akreditasi Kabupaten  Bogor,” imbuhnya.

Program kedua adalah peningkatan kualifikasi pendidikan PAUD.  Dimana para pendidik PAUD yang tingkat pendidikannya masih rendah didukung untuk menyelesaikan sekolah dan melanjutkan kuliah jenjang S1 mengambil program study PAUD.

“Oleh karena itu Himpaudi Kabupaten Bogor 2 tahun yang lalu sudah menjalin MoU dengan Universitas Muhammadiyah Bogor agar teman-teman meningkatkan kompetensi pendidikannya. Dan sekitar 420 orang guru PAUD ikut program tersebut.  Di akhir tahun 2021, sekitar 25 orang telah selesai menyelesaikan pendidikan S1 nya. Sehingga peningkatan kualifikasi pendidikan PAUD sudah berjalan dengan baik,” ungkap Hj. Euis.

BACA JUGA :   KaBid PAUD dan PNF Disdikbud Kab Lampung Utara Sosialisasi DAK Non Fisik BOP PAUD dan BOP Pendidikan 2022

Program ketiga adalah, peningkatan kualitas kesejahteraan guru PAUD.  Ia mengaku bersyukur Bupati Bogor mendukung guru PAUD dengan menggelontorkan dana sekitar Rp. 15 miliar.

“Dana ini diturunkan kepada  hampir 8.000 guru PAUD dalam bentuk insentif guru PAUD se Kabupaten Bogor.  Nominalnya Rp. 2,4 juta satu tahun, turun dua tahap  Yaitu per semester. Tentunya memang dana ini belum maksimal.  Tapi kami memberikan apresiasi terhadap kebijakan birokrasi kepada ibu Ade Yasin sebagai bupati Bogor yang memang berangkat dari dunia pendidikan,” bebernya.

“Tentunya beliau mempunyai ketajaman memandang bagaimana guru-guru PAUD ini harus sejahtera. Walaupun bupati mengatakan bahwa insentif Rp. 2,4 juta ini tidak ada apa-apanya, tapi ke depan dengan adanya peningkatan PAD, Insha Allah guru-guru PAUD akan mendapatkan tambahan dana insentif tersebut.”

Dikatakan Hj. Euis, saat ini masih banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh HIMPAUDI Kabupaten Bogor.  Di antaranya dengan leading sektornya dinas pendidikan.

“Kami mendorong untuk program sertifikasi guru-guru PAUD yang sudah S1 dan sudah linier dengan jurusannya. Saat ini juga HIMPAUDI sedang gencar melakukan PAUD Holistik Integratif  (HI) dan PAUD Penggerak.  Jadi di HIMPAUDI itu programnya banyak, tapi suportnya mandiri,” tandasnya. (Cib/Yf)

baca juga

Kadisdik Depok : Keberadaan BMPS Masih di Butuhkan Oleh Sekolah Swasta

Ade Darmansyah

JGU Berkomitmen Menjadi Perguruan Tinggi Unggul Teknologi dan Ekonomi

Ade Darmansyah

Forum Renja 2023 Disdik Kota Depok Fokus Peningkatan Kualitas & Mutu Pendidikan

Ade Darmansyah