SJNews.com,- Puluhan aktivis yang tergabung di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara PN dan Lakri berunjuk rasa. Aksi unjuk rasa yang di lakukan dua LSM, mendesak Walikota Depok mencopot Dadan Rustandi kepala Dinas Perumahan dan Permukiman ( Disrumkim ) kota Depok bersama kepala bidangya Suwandi, Refliyanto dan Sriyanto segera di ganti.
Aksi demo dan melakukan orasi selama 2 jam di depan kantor Pemerintahan kota Depok, Jl, Margonda Raya, Jum’at (29/12/2023)

Aksi unjuk rasa dalam rangka memberikan masukan kepada Walikota Depok menyangkut kinerja Disrumkim Kota Depok sepanjang tahun 2023.
Tim investigasi dari LSM Penjara PN telah melakukan monitoring terhadap berbagai kegiatan proyek dilingkungan Disrumkim serta monitoring terhadap hasil pekerjaan tahun sebelumnya.
Dari hasil investigasi LSM PENJARA PN memberikan catatan sebagai berikut ;
- Minimnya pengawasan / lalai pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan proyek ini berdampak pada dugaan penyimpangan proses pekerjaan.
- Akibat minim pengawasan, hasil kualitas pekerjaan disejumlah titik kegiatan tahun sebelumnya saat ini sudah memerlukan perbaikan.
- Data akan dikirim terpisah dari catatan akhir tahun.
“Kami mendesak Walikota Depok untuk mengganti Kepala Dinas Rumkim Dadan Rustandi, Kabid Pembangunan Suwandi, Kabid Perumahan Reflyanto, dan Kasi PPTK Sriyanto. Karena mereka dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya,” teriak orator Wawan Gaul.
” Saya sudah biasa di laporin ucap Suwandi Kabid Pembangunan saat kami konfirmasi, ” tutur menirukan ucapan dari Suwandi.
Kami punya data falid tapi kami tidak akan buka disini, nanti pun akan kami laporkan ke Pusat sebab kalo kita laporkan di Depok bisa masuk angin,” cetus Wawan.
Sampai selesainya aksi unjuk rasa, pihak pemerintah Kota Depok tidak ada yang mau menemui mereka dan para pendemo mengancam akan membawa masa lebih besar lagi. (By)
