Uncategorized

Atie Rozza Desak Pemerintah Pangkas Birokrasi: ‘Regulasi Ribet Bikin Semangat UMKM Padam!'”

Suara Jabar News Com (Jakarta) – sedang berupaya memperkuat fondasi ekonominya, dan suara dari akar rumput kini menjadi sorotan utama. Dalam sebuah forum yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, fokusnya bukan hanya pada bantuan dana, melainkan pada hambatan yang selama ini membekap para pelaku usaha kecil: birokrasi yang rumit.Peningkatan Ketahanan Ekonomi DKI Jakarta” ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga pelaku UMKM, dalam sebuah diskusi terbuka. Kepala Badan Kesbangpol DKI, Matsani, membuka acara ini dengan harapan membangun ekonomi yang lebih tangguh dari bawah.Namun, dari sekian banyak narasumber, salah satu yang paling lantang menyuarakan keresahan adalah aktivis koperasi senior, Atie Rozza. Ia mengkritik keras sistem perizinan dan regulasi yang dianggapnya sebagai batu sandungan utama bagi pertumbuhan UMKM dan koperasi.”Kami di lapangan melihat langsung betapa rumitnya prosedur perizinan dan akses bantuan. Padahal, semangat pelaku usaha sangat tinggi. Tapi ketika sistemnya tidak mendukung, semangat itu bisa padam.”Atie Rozza yang telah puluhan tahun berjuang di sektor pemberdayaan perempuan dan UMKM menegaskan bahwa sudah saatnya pemerintah melakukan reformasi regulasi. Ia mendorong lahirnya kebijakan yang lebih sederhana dan berpihak pada usaha kolektif, agar semangat juang pelaku usaha tidak lagi terhalang oleh tumpukan kertas dan prosedur yang berbelit-belit. Pesan ini disambut baik, dan kini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menerjemahkan aspirasi ini menjadi aksi nyata.Dengan kritik tajam dari Atie Rozza, jelas bahwa upaya penguatan ekonomi masyarakat tidak akan maksimal tanpa adanya regulasi yang mendukung. Ini adalah momen bagi pemerintah untuk benar-benar mendengarkan dan bertindak, demi menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap usaha, sekecil apa pun. (AR/BG)

BACA JUGA :   Buku Rekening Bjb Program Kartu Depok Sejahtera Diserahkan Ke Warga Limo

baca juga

Area Lokasi Acara Natal Bersama Wartawan Kristiani Depok di Semprot Disinfektan Oleh Satgas Covid-19 DPKP

Yeni

Pemkot Depok Sibuk Terapkan PPKM Level Mulai 8-14 Februari, Buka Usaha Bakal Kena Sanksi

Yeni

Idris Serahkan Bantuan Kartu ATM Depok Sejahtera Kepada Warga

Yeni