Kota Bogor, Suara. Jabar News Com –
Dukungan penuh diberikan kepada Wali Kota Bogor dan Panitia Seleksi (Pansel) dalam menentukan Direksi PERUMDA Tirta Pakuan Kota Bogor yang terbaik. Proses seleksi harus tetap objektif dan transparan, tanpa intervensi politik atau tekanan dari pihak mana pun.
Beberapa elemen masyarakat menilai bahwa reaksi kekecewaan dari pegawai PERUMDA Tirta Pakuan setelah rekomendasi direksi diumumkan patut dipertanyakan. Apakah ini benar-benar aspirasi murni pegawai atau ada kepentingan kelompok tertentu?
Wali Kota dan Pansel diharapkan tetap konsisten menjaga integritas dan profesionalisme dalam proses seleksi. Reformasi internal perusahaan, penegakan disiplin organisasi, dan penataan budaya kerja berbasis merit system sangat penting untuk mencegah konflik kepentingan berulang.
Publik berharap keputusan yang diambil dapat meningkatkan pelayanan publik, memperkuat kinerja keuangan perusahaan, dan menjaga keberlanjutan usaha PERUMDA Tirta Pakuan Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, telah menerima 15 nama calon dan mengusulkan 3 nama yang dinilai mampu membawa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan menyerahkan berkasnya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mendapatkan rekomendasi pada, Rabu (25/2/2026).
Hal ini sudah sesuai dengan aturan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum.
Berikut ke tiga nama calon ;
1.Muzakkir Abdullah sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis
2.Teguh Setiadi sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan dan
3.Dani Rakhmawan sebagai Direktur Operasional.
“berkas administrasi sudah diserahkan dan menunggu rekomendasi akhir dari Mendagri sebelum nantinya dilakukan pengangkatan sesuai aturan dan ketentuan,” ujar Dedie Rachim di Balai Kota Bogor.
(Ch)
