PERISTIWA

Penyerobotan Tanah Warga Dijadikan Proyek Turap Diperbatasan Kabupaten Bogor – Kota Depok

DEPOK, Suara Jabar News Com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lakri kota Depok melaporkan Dinas PUPR kota Depok atas Dugaan Penyebotan Tanah warga di kabupaten Bogor diperbatasan Kota Depok, yang tanahnya berstatus kepemilikan (Sertifikat Hak Milik) di jadikan proyek Turap, Aliran Sungai/kali tanpa ada konfirmasi dan persetujuan pemilik Tanah.

Laporan adanya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan Turap kali/sungai tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Depok sebesar Rp. 200.000.000, namun pekerjaannya tidak sesuai dengan perencanaan dan SOP.

Dugaan penyimpangan meliputi:

1. Penyerobotan tanah milik Alm. H INAN yang telah bersertifikat SHM, tanpa izin dan konfirmasi kepada ahli waris.
2. Dugaan penyalahgunaan anggaran APBD Kota Depok untuk pengerjaan turap di lokasi yang tidak sesuai.
3. Perencanaan yang tidak matan, karena tidak sesuai teknis dan mekanisme yang benar, serta penyalahgunaan wewenang jabatan.

Atas kejadian ini, pihak ahli waris telah memberikan kuasa kepada LSM LAKRI untuk mengambil langkah hukum dan melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum. (Tim)

BACA JUGA :   Di Musim Kemarau Kabupaten Bogor Siaga Darurat Kekeringan Hingga Oktober

baca juga

Akhirnya, Si Koboi Bentak dan Todongkan Pistol Ke Driver Online Dibekuk Polisi Juga

Yeni

Akibat Hujan Deras Angin Kencang, Kota Bogor Dilanda Bencana

Yeni

Terungkap, Aliran Dana Demo 21 April Lalu, Diduga dari Kelompok Intoleran

Yeni