PENDIDIKAN

Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK, DPR Usul Afirmasi Pusat untuk Daerah Fiskal Lemah

JAKARTA,. Suara Jabar News.Com – Guru honorer di sekolah negeri berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menyusul terbitnya SE Mendikdasmen No. 7/2026.

Surat edaran yang diteken Menteri Abdul Mu’ti itu mengatur penugasan guru non-ASN hingga 31 Desember 2026.

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengusulkan penyelesaian polemik guru honorer dilakukan melalui kebijakan afirmasi pemerintah pusat, terutama bagi daerah dengan kapasitas fiskal lemah.

“Bagi daerah yang fiskalnya kuat dan sedang bisa langsung angkat guru honorer jadi PPPK penuh waktu atau paruh waktu. Untuk daerah fiskal lemah, pilihannya harus lewat afirmasi pusat,” ujar Khozin di Jakarta, dikutip, Senin lalu (11/5).

Ia menyebut ada 493 daerah berkategori fiskal lemah dari total 546 daerah. Sementara kebutuhan guru nasional masih mencapai 480.000 orang.

Khozin menekankan penyelesaian harus melibatkan lintas kementerian/lembaga dan dilakukan komprehensif sesuai UU No. 20/2023 tentang ASN. (**)

BACA JUGA :   Disdik Depok, Zona integritas Antikorupsi Perlu Disetiap Sekolah Dengan Pendidikan Sejak Dini,

baca juga

Para Ahli Berbagi Pemahaman Memilih Pendidikan dan Karir Pada Siswa – Siswi SMA

Yeni

Soal Pemberitaan DisdiK kota Depok Hambur Paket Proyek PL, Pejabat PPID Diam Membisu

Yeni

Dr. I Made Subagio, S.H., M.H., Pakar Hukum Geothermal Nasional, Luncurkan Buku Community Development Fund, Pengelolaan Panas Bumi

Yeni