PENDIDIKAN

Memuliakan Murid” Menjadi Kunci Utama Penerapan Aksi Pembelajaran Mendalam

DAERAH, Suara Jabar News Com –
“Memuliakan Murid” menjadi kunci utama dalam penerapan Aksi Pembelajaran Mendalam PM di sekolah. Hal ini ditegaskan para guru penggerak dalam rangkaian Aksi PM SMK yang berlangsung 22 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Ajang ini melibatkan 250 satuan pendidikan sasaran pelatihan tahun 2025. Dari jumlah tersebut terpilih 10 karya terbaik yang meraih berbagai kategori penghargaan dari Kemendikdasmen.

Belajar Jadi Lebih Nyata, dengan AR
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah pemanfaatan Augmented Reality AR dan Diorama AR di kelas.

Dengan memindai penanda marker, murid dapat mempelajari materi secara interaktif. Mulai dari pengenalan furnitur, psikologi warna, hingga aspek ergonomi.

Teknologi ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih konkret dan menyenangkan Joyful, sekaligus mengasah kemampuan analisis murid.

Mulai dari Hal Kecil di Kelas.
Kedua pengajar penggagas inovasi tersebut berpesan agar para guru tidak menunda perubahan. Pembelajaran Mendalam bisa dimulai dari langkah-langkah kecil di kelas masing-masing.

BACA JUGA :   Siswa SD Bunuh Diri, Tak Mampu Beli Buku dan Pulpen. Cermin Buruknya Dunia Pendidikan 

Yusra, salah satu guru menegaskan, perubahan sejati bukan dari apa yang diketahui, melainkan dari apa yang dilakukan secara nyata.
“Silakan dimulai dari hal kecil karena yang paling mengetahui permasalahan di kelas adalah Bapak/Ibu guru sendiri,” ujarnya.

Pesan itu menjadi ajakan bagi pendidik untuk lebih peka terhadap dinamika belajar murid.

Dorong Praktik Baik Secara Luas. Melalui Aksi PM SMK, Kemendikdasmen berharap praktik baik Pembelajaran Mendalam dapat terus berkembang dan diadopsi secara luas.

Tujuannya agar menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan, bermakna, dan berdampak bagi masa depan murid. (**)

baca juga

Unsrat dan Tantangan DEKOLONISASI

Yeni

Inovasi Briket Ramah Lingkungan Bawa Mahasiswi ke Afrika Selatan

Yeni

Komisi D, Jika Fakta Integritas Tidak Sesuai Dilapangan, Bakal Di Anulir

Yeni