DAERAH

Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dan kinerja Pemerintah Daerah

Suara Jabar News, Com (Daerah) – Bukan Demo di Jalan, Pemuda Kepri Pilih ‘Kritik Santun’ untuk Nilai Prabowo-Gibran
Kritis Boleh, Asal Berdata, Bukan Kasar.

Dialog Refleksi Hari Pahlawan: Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kota Batam menggelar dialog terbuka yang fokus pada refleksi satu tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dan kinerja Pemerintah Daerah.

Pentingnya Etika: Mengusung tema “Pemuda Kepri Menjunjung Tinggi Nilai Sopan Santun dalam Menyelesaikan Permasalahan,” acara ini menekankan bahwa kritik keras harus disertai data dan etika, menjauhi caci maki.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Ir. H. Suryanto, mengapresiasi dan menyatakan dukungan penuh agar pemuda berfungsi sebagai civil society yang kritis dan berfungsi sebagai kontrol sosial yang kuat terhadap eksekutif dan legislatif.

Suryanto, yang turut hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan, legislatif terbuka menerima kritik dan masukan, dan bahkan mendukung penuh peran mahasiswa sebagai kontrol sosial (civil society) yang kuat.

“Berdebat keras itu boleh, asal disertai data dan tidak menggunakan kata-kata kotor. Justru perdebatan yang sehat melahirkan kebenaran dan pemikiran kritis. Kritis bukan berarti kasar, tapi bentuk kecerdasan akademis yang harus terus dijaga, ” tandas Suryanto

BACA JUGA :   Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni, Warga Desa Wisata Bentangkan 1.000 Meter Bendera Merah Putih Di Candi Borobudur

Sementara itu, Ketua Panitia GPN Kepri, Rizki Firmanda, menjelaskan bahwa pilihan dialog terbuka ini adalah wujud nyata komitmen pemuda untuk menyampaikan aspirasi secara santun, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan, demi menjaga kondusivitas daerah.

Lanjut Rizki, “Melalui momen Hari Pahlawan, kami ingin menularkan semangat sosial kepada pemuda agar terus berbuat positif. Kami tidak hanya mengkritik, tetapi juga melihat langsung dampak kebijakan. Kritik harus konstruktif dan membangun, karena pemuda adalah bagian penting dalam menjaga arah pembangunan bangsa.”

Tak hanya berdiskusi, kegiatan ini juga dirangkai dengan aksi kepedulian sosial berupa pembagian seratus paket sembako bagi warga sekitar. Ini menunjukkan bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan tak hanya dalam kritik, namun juga dalam aksi nyata bagi masyarakat.

Dengan dialog ini, pemuda Kepri telah membuktikan bahwa ruang-ruang diskusi yang sehat dan santun adalah cara elegan untuk mengawal jalannya pemerintahan. (red -)

baca juga

Polemik Nama ‘Jonggol’ Gagalkan Mulusnya DOB Bogor Timur

Yeni

Mendagri Kesal, Banyak Kepala Daerah Mangkir Saat Rakorper Percepatan Vaksinasi

Yeni

Perayaan HPN 2022, Sekber Wartawan Depok Sepakati Anggaran Untuk Pembinaan Organisasi, Jangan Rilis Pencitraan Melulu

Yeni