PARLEMEN

Sufmi Dasco Prioritaskan 3 Juta Rumah untuk MBR: Buruh, Tani, Nelayan Jadi Kerangka Reforma Agraria, Pedesaan/kota

JAKARTA, Suara Jabar News Com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tegaskan komitmen kawal kelompok marginal seperti buruh, petani, dan nelayan dapat akses prioritas program pembangunan 3 juta rumah, Selasa (5/5/2026).

Program gagasan Presiden Prabowo Subianto ini untuk atasi hambatan kepemilikan properti akibat lonjakan harga. Dasco akan koordinasi intensif dengan eksekutif agar tepat sasaran.

Ketua Harian Partai Gerindra itu rencanakan pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk bahas persentase alokasi unit bagi pekerja.

“Kita akan cari waktu bersama Menteri Perumahan yang punya program 3 juta rumah, agar beberapa persen dari totalnya diaplikasikan kepada buruh, sehingga bisa mendapat rumah yang layak,” kata Dasco.

Rencana muncul usai audiensi dengan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) saat Hari Buruh 1 Mei lalu. Sekjen KPA Dewi Sartika soroti pentingnya integrasi program perumahan dengan reforma agraria.

KPA nilai rumah layak bukan hanya hak warga kota, tapi juga petani di desa dan nelayan pesisir. Ini bagian pengentasan kemiskinan struktural lewat kedaulatan ruang hidup.

BACA JUGA :   M, Taufik Anggota DPRD Kota Depok 2024-2029 Siapkan 3 Program Prioritas⁷

“Seharusnya, program 3 juta rumah untuk MBR, baik buruh, petani atau nelayan, dimasukkan sebagai bagian kerangka reforma agraria di perdesaan maupun kota,” ujar Dewi.

Ia tegaskan pemerintah tak boleh hanya fokus skema pembiayaan atau cicilan panjang. “Ini bukan soal sistem cicilan berbunga rendah. Esensi reforma agraria adalah pemenuhan hak dasar perumahan layak serta akses mudah kepada sumber penghidupan,” pungkasnya. (Bg)

baca juga

Rapat Paripurna DPRD kota Depok Pengesahan 2 Raperda dan Pokir Nyaris deadloock

Yeni

Pemkot Bersama DPRD Depok Buat Nota Kepakatan KUA-PPAS APBD 2023

Yeni

Setelah Di Demo LSM, DPRD kota Depok Gelar Rapat Banmus Bahas Kinerja Paskah Dicabutnya PPKM

Yeni