DEPOK, Suara Jabar News.Com — Puluhan massa dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Depok, Senin (20/7/2026).
Aksi yang dimulai sejak siang itu diwarnai orasi dan pembentangan spanduk berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Kota Depok.
MBG JADI SOROTAN UTAMA
Ketua DPD BaraNusa Kota Depok, *Entin Rosmini, dalam orasinya menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“MBG adalah biang masalah negeri ini. Bubarkan MBG,” tegasnya di hadapan peserta aksi.
DIALOG DENGAN KETUA DPRD
Suasana sempat memanas saat anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaimi menemui massa. Massa acuh, mereka bersikeras untuk menemui Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna turun langsung temui mereka.
Untuk menghindari kericuhan, Ade Supriyatna akhirnya menemui massa dan berdialog di depan gedung DPRD.
9 TUNTUTAN BARANUSA
Dalam dialog tersebut, BaraNusa menyampaikan 9 tuntutan yang disebut sebagai aspirasi warga Kota Depok sebagai berikut,
1. Membubarkan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2. Mengalihkan seluruh dana RW untuk program kesehatan dan pendidikan gratis
3. Menolak dan menghapus aturan desil
4. Mengembalikan layanan Universal Health Coverage (UHC)
5. Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Supian Suri – Chandra Rahmansyah cukup 1 periode
6. Menolak penggusuran pedagang
7. Menghapus aturan pendaftaran sekolah jalur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
8. Membangun perumahan bagi masyarakat miskin
9. Menolak kenaikan harga kebutuhan pokok
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian. Setelah aspirasi disampaikan dan diterima oleh ketua DPRD Depok Ade Supriyatna, massa membubarkan diri secara tertib. (By)
