OPINI

Dengarkan, Bila Tubuh kita Berbicara Tentang Akan ada Gejala Penyakit Yang Akan Menimpa

SJNews.com,-Baca sampai habis yaaaa ! Dan praktekkan, jangan direnungkan saja !!*
Ketika lelah, tubuh ini sedang berucap “aku ingin istirahat”.
Jangan malah engkau bungkam mereka dengan minuman berenergi.

Ketika mengantuk, tubuh ini sedang berucap “aku ingin tidur”.
Jangan terus engkau bungkam dengan kopi dan minuman stimulan.

Ketika keringat ini berbau masam, tubuh ini sedang berucap “aku banyak racun yang harus aku keluarkan”.
Jangan engkau tutupi ia dengan deodorant dan parfum.

Ketika Air kencing berwarna kuning pekat, kulitmu kering, tubuhmu hangat dan pinggir lidahmu bergelombang. Tubuh ini sedang berucap “aku kekurangan cairan”.
Jangan engkau isi Ia dengan minuman dingin penuh dengan gula dan sirup.

Ketika kotoran kita encer atau malah keras dan bentuknya seperti kotoran kambing yang berbau menyengat. Tubuh ini sedang berkata, “aku sedang sangat meradang”.
Jangan engkau isi dengan makanan penuh pestisida, perasa, perisa dan pewarna buatan.

Ketika nyeri dada bahkan sampai keringat dingin. Tubuh ini sedang bercerita.

“Pembuluh koronerku sedang macet”. Segera periksa ke dr.sp Jantung.! Ber-olahraga-lah ( bukan OR yg berat) agar darahmu bisa menemukan jalan lain (baca kolateral). Jangan malah engkau hanya berbaring dan nonton tv sembari menghabiskan 1 toples Nastar Lebaran kemarin.

BACA JUGA :   Mafia Tanah Senantiasa Mengincar, Selalu Ada Disekeliling Kita

Ketika lutut ini sakit dan meradang. Tubuh ini sedang berbicara “aku capek menopang tubuhmu yang tambun, aku penuh “racun” yang engkau isi setiap hari”.

Jangan selalu engkau bungkam dengan Asam Mefenamat, Natrium – Diklofenac, Meloxicam dan temen temennya.

Ketika tengkuk ini terasa berat. Sesungguhnya ia sedang berkata, aku sedang meradang. Cobalah periksa Tekanan darahmu, Trigliserida, HDL mu.

Besok pagi mulailah lagi berolahraga, kegiatan yang sudah engkau tinggalkan bbrp bulan ini.

Tubuh ini setiap waktu ingin mengobrol denganmu. Tapi seringnya kita mendengarkan saja tidak, kita lebih memilih memalingkan muka. Dan meninggalkannya sendirian dengan alasan, ada pekerjaan yang belum terselesaikan.

Tubuh ini butuh didengar
Karena ia yang menemanimu sejak engkau dilahirkan.
Sampai engkau menutup mata.

Tubuh ini butuh engkau pahami.
Basuki Rahmat; Cardiolog, Goweser
Mari ikuti nerus Top Advisor dari: (**)

baca juga

Demi Rakyat, Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan CPO, Mafia Minyak Goreng dan Konconya Ketar-Ketir!

Yeni

Shio Imlek dan Tahun Macan Air 2022, 4 Shio Diprediksi Kaya Raya

Yeni

Marak WTP Abal-abal Berpotensi Korupsi Uang Negara, Sekelas BPK juga Ditangkap KPK

Yeni