DEPOK, Suara Jabar News Com – Anggota Komisi C DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, H. Imam Musanto, S.Pd., M.M., meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Pancoran Mas pada, Selasa (1/9/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk merespons laporan warga sekaligus memediasi kesalahpahaman yang sempat berkembang antara masyarakat setempat dan pimpinan proyek (Pimpro).
Imam menjelaskan bahwa kedatangannya tinjau ke lapangan bertujuan menguraikan persoalan di lapangan agar tidak terjadi miskomunikasi.
“Makanya saya turun langsung untuk menindaklanjuti aspirasi warga. Setelah berdiskusi dengan pelaksana di lapangan, ternyata memang ada miskomunikasi antara warga dan manajemen proyek,” ujarnya.
Menanggapi isu penyerapan tenaga kerja lokal, Imam menegaskan bahwa komitmen mempekerjakan warga sekitar tetap berjalan sejak awal proyek.
Dikatakannya, saat ini, tercatat 30% atau sekitar 12 pekerja berasal dari masyarakat lokal RW 02 Pancoran Mas. Namun, penyesuaian jumlah pekerja diperlukan karena pembangunan telah memasuki tahapan teknis sipil yang krusial.
“Penyesuaian ini bukan pemecatan sepihak, melainkan pengurangan terarah demi memastikan kualitas bangunan sesuai bestek dan site plan. Tahap ini membutuhkan presisi tinggi sehingga memerlukan tenaga ahli yang mumpuni,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa warga lokal yang memiliki kualifikasi dan keahlian sesuai kebutuhan Pimpro tetap dipersilakan bekerja.
Terkait keluhan warga soal saluran dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Imam menyatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan permasalahan tersebut kepada Dinas PUPR Kota Depok sebagai tindak lanjut koordinasi dengan Pimpro.
Ke depan lanjut Imam, Komisi C akan terus menjembatani komunikasi antara kontraktor dan warga untuk mencari solusi terbaik tanpa mengorbankan standar teknis fasilitas kesehatan.
Imam juga berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan mempertimbangkan faktor musim hujan yang akan segera tiba. (Ben)
