JAKARTA, Suara Jabar News.com – Pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cabang Jakarta Timur kembali disorot. Tiga meja bagian pengaduan terpantau kosong saat jam kerja, memicu keluhan masyarakat yang datang mengurus sertifikat.
Salah satunya Jarpen Gultom, S.H., pengacara yang mengurus program PTSL tahun 2014. Hingga saat ini berkasnya belum ada kejelasan.
“PTSL tahun 2014 sampai sekarang tidak ada kejelasan. Sudah disomasi, tapi belum ada respon,” ujar Jarpen kepada wartawan di Kantor BPN Jaktim.
Kekecewaan Jarpen bertambah saat mendapati 3 meja pengaduan dalam kondisi kosong tanpa petugas.
“Ada 3 meja semuanya kosong. Saya disuruh menunggu. Menunggu sampai kapan, Jam kerja jam berapa” keluhnya.
Ia menyayangkan sikap aparatur yang digaji dari uang rakyat namun pelayanan dinilai minus.
“Kalian semua pelayan masyarakat, digaji masyarakat jangan seperti ini pelayanannya,” tegasnya.
Keluhan serupa juga datang dari warga lain yang mengaku sering menunggu lama karena petugas terlambat datang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BPN Jakarta Timur belum memberikan keterangan resmi terkait kekosongan meja pengaduan dan keterlambatan penyelesaian berkas PTSL 2014. (Restu)
